Batam — Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas pelayanan publik di lingkungan Samsat Batam tetap berjalan secara optimal, termasuk kegiatan penagihan aktif kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki kewajiban pajak kendaraan bermotor. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.
Tim penagihan dari Samsat Batam Centre dalam hal ini diwakili oleh Kasi Pembukuan, Pelaporan dan Penagihan Raja Sapril, S.E dan staf serta didampingi oleh staf Jasa Raharja secara langsung melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan di wilayah Batam yang terdata memiliki tunggakan pajak kendaraan operasional. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penjelasan terkait kewajiban perpajakan, melakukan verifikasi data kendaraan, serta menyampaikan informasi mengenai prosedur pembayaran pajak yang dapat segera diselesaikan oleh perusahaan.
Pelaksanaan penagihan aktif selama Ramadan ini tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Perusahaan diberikan pemahaman mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pajak tepat waktu, karena pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan publik.
Selain melakukan penagihan, petugas juga memberikan informasi terkait berbagai kemudahan layanan yang tersedia, seperti pembayaran melalui kanal digital maupun layanan di kantor Samsat Batam. Hal ini diharapkan dapat mempermudah perusahaan dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya tanpa mengganggu aktivitas operasional mereka selama bulan Ramadan.
Kegiatan penagihan aktif ini menjadi bagian dari komitmen Samsat Batam Centre untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak, termasuk dari sektor perusahaan yang memiliki jumlah kendaraan operasional cukup besar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan perusahaan dapat lebih tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakan sehingga kontribusinya terhadap pembangunan daerah dapat terus meningkat. Ujar Kepala UPTD PPD Batam Centre Patrick Nababan.
Di tengah suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun daerah melalui kepatuhan pajak yang berkelanjutan.
















